Tampilkan postingan dengan label berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berita. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 14 Januari 2017

Ketimpangan Kekayaan di ASEAN, Indonesia Nomor Dua
Potret kemiskinan di Jakarta. TIRTO/Andrey Gromico
Berdasar laporan Credit Suisse, kekayaan rata-rata orang dewasa (di atas 20 tahun) paling tinggi di seluruh negara ASEAN terdapat di Singapura. Rata-rata orang dewasa di Singapura memiliki kekayaan sebesar $276.885. Sedangkan Indonesia menempati posisi ke-4 dengan kekayaan rata-rata mencapai $10.772. Sedangkan orang dewasa di ASEAN yang memiliki kekayaan paling rendah adalah Myanmar yang hanya $2.221.

Rendahnya simpanan kekayaan masyarakat Myanmar dibanding negara ASEAN lain tak lepas dari upah minimum di Myanmar yang juga paling rendah di ASEAN. Di Myanmar, upah minimum bulanan pada 2016 sebesar $79,80 (setara Rp1.037.400). Bandingkan dengan Laos yang memiliki upah minimum $113,32. Dengan upah minimum itulah kekayaan rata-rata orang dewasa di Laos bisa mencapai $6.687 per orang dewasa, lebih dari tiga kali lipat ketimbang Myanmar.

Ketimpangan Kekayaan di ASEAN, Indonesia Nomor Dua Studi Credit Suisse ini memperlihatkan pula ketimpangan kekayaan di negara-negara ASEAN. Secara umum, kepemilikan kekayaan oleh orang dewasa di kawasan Asia Tenggara ini masih belum merata. Ini terlihat dari nilai indeks Gini yang masih berada lebih dari 50% dan mendekati 100%. Indeks Gini ialah distribusi pendapatan atau kekayaan yang menunjukkan seberapa merata pendapatan dan kekayaan didistribusikan di antara populasi.

Brunei ialah negara ASEAN yang lebih merata kepemilikan kekayaannya. Ini ditunjukkan dengan indeks Gini Brunei yang mencapai 68%. Sedangkan Thailand adalah negara yang paling tinggi ketimpangan kepemilikan kekayaannya. Indonesia sendiri menempati peringkat kedua dalam hal ketimpangan kekayaan di ASEAN.
Ketimpangan Kekayaan di ASEAN, Indonesia Nomor Dua
Ketimpangan kepemilikan kekayaan di Indonesia tak lepas dari sebaran nilai kekayaan masyarakat. Proporsi masyarakat Indonesia yang memiliki kekayaan kurang dari $10.000 mencapai 84,30%, sedangkan yang memiliki kekayaan lebih dari $1 juta hanya 0,1%.

Ketimpangan kekayaan ini juga tak lepas dari rentang upah minimum di Indonesia yang dapat menjadi indikator proporsi tabungan dan investasi. Rentang upah di Indonesia pada 2016 dimulai dari $85,56 hingga $230,64. Rentang yang sangat jauh ini menjadi tolok ukur nilai tabungan/investasi yang sangat beragam di Indonesia.

Itu berbeda dengan Brunei, yang mayoritas kekayaan orang dewasa di kisaran $10.000-100.000. Masyarakat yang memiliki kekayaan kurang dari $10.000 hanya 35% dan pemilik kekayaan lebih dari $1 juta sebesar 0,3%. Sebaran yang memusat di tengah inilah yang membuat proporsi pemilik kekayaan di Brunei lebih merata ketimbang negara ASEAN lain. 

TNI AD Ajak Masyarakat Tanam Cabai di Lahan Kosong
Pekerja memisahkan cabai rawit dari tangkainya di Pasar Wonokromo, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (7/1). Meski mengalami penurunan, harga cabai rawit di pasar tersebut masih relatif tinggi. Untuk cabai rawit berkuliatas bagus harganya mencapai Rp90.000 per kilogram dari sebelumnya Rp95.000 per kilogram, sedangkan untuk cabai rawit berkualitas rendah Rp70.000 per kilogram dari sebelumnya Rp75.000 per kilogram. ANTARA FOTO/Moch Asim.
Jajaran TNI Angkatan Darat di Surabaya menggalakkan gerakan tanam cabai dengan memanfaatkan lahan kosong di sekitar lingkungan tempat tinggal. Gerakan ini, juga sebagai bagian dari mengatasi lonjakan harga cabai di pasaran sehingga dengan melakukan penanaman sendiri bisa membantu mengurangi beban masyarakat.

"Kami ajak masyarakat menanam cabai rawit maupun cabai besar di lahan kosong maupun sekitar perumahan," ujar Komandan Koramil 0831/05 Rungkut Mayor Inf Supriyo Triwahono kepada wartawan di Surabaya, Rabu, (11/1/2017) seperti dikutip dari Antara.

Selain itu, gerakan tanam cabai untuk memberikan pengetahuan dan contoh tentang teknik bercocok tanam cabai yang baik sehingga dapat menarik minat serta animo masyarakat.

"Warga bisa menggunakan lahan kosong di sekitar rumah mereka menjadi lahan produktif yang bisa dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari, bahkan lebih jauh lagi dapat menjadi komoditas menguntungkan jika dilakukan dalam skala besar," ucapnya.

Pihaknya juga membagikan 1.000 pohon bibit cabai kepada kelompok tani "Maskot Subur" untuk ditanam di lahan kosong milik petani Jono dengan luas 2.500 meter persegi di Kelurahan Kalirungkut Surabaya.

TNI AD, kata dia, juga mengajak masyarakat menanam cabai menggunakan "polybag" atau pot di sekitar rumah sebagai pengganti tak adanya lahan memadai.

Tak hanya itu, pihaknya mewajibkan seluruh anggota Koramil menanam cabai di lingkungan kantor serta di rumah anggota menggunakan pot.

"Produktivitas buah atau hasil yang didapat dari bertanam cabai di pot hasilnya hampir sama dengan yang ada di lahan pertanian, begitu pula mutu produk," katanya.

Keuntungan lainnya, bertanam di pot merupakan alternatif pemenuhan kebutuhan konsumsi buah dan sayuran segar, harganya murah, tahan lama, ringan, tidak cepat kotor dan mudah didapat.

Harga Minyak Dunia Naik, Terdorong Pelemahan Dolar AS
Pengeboran minyak [Foto/Shutterstock]
Harga minyak dunia berakhir lebih tinggi pada Rabu (Kamis pagi WIB), karena dolar AS melemah setelah Presiden AS terpilih Donald Trump gagal merinci rencana stimulus ekonomi pada konferensi pers pertamanya.

Dolar jatuh terhadap sebagian besar mata uang utama pada Rabu, (11/1/2017) dengan indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,49 persen menjadi 101,510 pada akhir perdagangan, kutip Antara dari kantor berita Xinhua, Kamis (12/1/2017).

Sementara itu, pada akhir perdagangan New York tercatat Euro naik menjadi 1,0601 dolar dari 1,0559 dolar, dan pound Inggris naik tipis menjadi 1,2232 dolar dari 1,2160 dolar. Dolar Australia naik menjadi 0,7453 dolar dari 0,7364 dolar.

Dolar dibeli 115,07 yen Jepang, lebih rendah dari 115,75 yen di sesi sebelumnya. Dolar jatuh menjadi 1,0124 franc Swiss dari 1,0167 franc Swiss, dan turun tipis menjadi 1,3168 dolar Kanada dari 1,3234 dolar Kanada.

Pelemahan tersebut berdampak pada harga minyak dunia. Melemahnya dolar AS membuat minyak yang dihargakan dalam dolar lebih menarik bagi pemegang mata uang lainnya.

Sementara itu, berita bahwa Arab Saudi akan mengurangi pasokan minyak mentah ke Asia pada Februari juga mendorong harga minyak di pasar lebih tinggi.

Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari, meningkat 1,43 dolar AS menjadi menetap di 52,25 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, patokan global, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Maret, bertambah 1,46 dolar AS menjadi ditutup pada 55,10 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange. 

Mentan Gencar Ajak Ibu Rumah Tangga Tanam Cabai
Petani menunjukkan cabai rawit yang rusak di Desa Montok, Larangan, Pamekasan, Jawa Timur, Jumat (6/1). Dalam sepekan terakhir harga cabai rawit di Madura naik dari Rp80.000 per kg menjadi Rp100.000 per kg karena sebagian besar tanaman tersebut gagal panen akibat faktor cuaca. ANTARA FOTO/Saiful Bahri.
Gerakan Tanam Cabai sebanyak lima pohon di setiap rumah gencar disosialisasikan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman pada ibu-ibu rumah tangga. Sebabnya, seperti yang diketahui, harga cabai hampir di setiap daerah di Indonesia sedang mengalami kenaikan.

"Gerakan menanam cabai ini bisa dilakukan dengan memanfaatkan lahan pekarangan untuk ditanami berbagai jenis sayur dan cabai. Hal ini penting dilakukan untuk menyikapi fluktuasi harga cabai yang terjadi setiap tahun," kata Amran di Kendari, Kamis (12/1/2017).

Amran Sulaiman berada di Kendari dalam rangka panen pedet sapi Bali di Kabupaten Konawe Selatan dan penanaman jagung di Kabupaten Konawe Utara.

Mengatasi masalah fluktuasi harga cabai, menurut Amran, sebenarnya hanya butuh kemauan masyarakat atau warga karena cukup dengan media sederhana seperti kantung plastik, sudah bisa menghasilkan cabai.

"Kalau ibu-ibu bisa mengurangi ngegosip lima menit sehari kemudian digunakan menanam cabai lima pohon, maka tuntas persoalan cabai karena lima pohon itu bisa memenuhi kebutuhan rumah tangga beberapa bulan," katanya.

Hanya karena persoalan cabai, Amran menambahkan, keberhasilan Kementan meningkatkan produksi 13 komoditas pangan menjadi tenggelam.

"Beberapa hari terakhir ini, kami merasa terganggu harga cabai rawit yang meningkat. Tapi terima kasih itu mendorong saya membuat lompatan atau terobosan untuk meningkatkan produksi cabai," katanya.

Keuntungan menanam cabai untuk kebutuhan sendiri, kata Amran, akan diperoleh cabai segar, menekan pengeluaran belanja dan menekan inflasi.

"Harga cabai ini menjadi salah satu pemicu inflasi sehingga perlu ada gerakan yang sederhana seperti tanam cabai lima pohon per rumah yang manfaatnya sangat besar," katanya seperti dikutip Antara.

Terkait harga cabai yang fluktuatif, Kementerian Pertanian pada Rabu (11/1/2017) justru memperkirakan produksi cabai secara nasional selama Januari 2017 mengalami kelebihan atau surplus sebanyak 5.000 ton.

Hal itu dipaparkan Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian Spudnik Sujono saat panen cabai rawit varietas Mhanu di Desa Purworejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Menurutnya, pada Januari produksi cabai diperkirakan sebanyak 73 ribu ton sedangkan kebutuhan konsumsi masyarakat sekitar 68 ribu ton.

"Dengan begitu, selama Januari ini produksi cabai surplus sebanyak 5.000 ton. Untuk Januari, ini prognosa saya, sebenarnya surplus," katanya.

Spudnik mengungkapkan sebenarnya konsumsi cabai per kapita masyarakat Indonesia sangat kecil yakni sekitar 1,26 kilogram per kapita per tahun atau hanya 0,105 kilogram per kapita per bulan.

"Kalau dibagi per hari, hanya 35 gram (per kapita). Artinya kan tidak perlu terlalu panik," katanya.

Dirjen menegaskan setelah pihaknya melakukan peninjauan ke sejumlah daerah sentra produksi cabai di tanah air dapat dipastikan bahwa ketersediaan komoditas tersebut cukup terjamin,.

Dia mencontohkan di Kediri saat ini terhadap areal pertanaman cabai seluas 5.000 hektare begitu juga di Banyuwangi sekitar 4500 ha, serta Kabupaten Temanggung Jawa Tengah.

Menurut dia, seharusnya masyarakat tidak perlu terlalu bergantung pada cabai rawit yang saat ini harganya melambung tinggi, karena masih ada cabai merah besar dan cabai keriting yang harganya lebih murah. 

Politik Dinasti Warnai Pilkada Serentak di 11 Daerah
Sejumlah warga melihat Si Tambaoe, Maskot Pilkada Aceh di Halaman Gedung Idi Sprot Center Idi, kabupaten Aceh Timur, Aceh, Rabu (11/1). ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas.
Politik dinasti mewarnai pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2017 di 11 daerah di Indonesia dan melibatkan setidaknya 12 calon kepala daerah. Dalam pernyataan tertulis Koalisi Pilkada Bersih pada Sabtu (14/1/2017) di Jakarta, 12 nama itu merentang dari berbagai daerah di Jawa, Kalimantan, hingga Maluku. Almas Sjafrina selaku perwakilan Koalisi Pilkada Bersih mengatakan dinasti itu memang sudah lama terbangun di daerahnya masing-masing.

"Fenomena politik dinasti akan terjadi dalam Pilkada serentak pada 15 Februari 2017. Sebanyak 12 calon kepala daerah di 11 daerah diketahui, berasal dari dinasti politik yang telah terbangun di daerahnya masing-masing," kata Almas Sjafrina dalam pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Kedua belas calon pemimpin daerah itu adalah Andika Hazrumy (calon Wakil Gubernur Banten), Hana Hasanah Fadel (Calon Gubernur Gorontalo), Dodi Reza Alex Noerdin (Calon Bupati Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan), Adam Ishak (Calon Wakil Bupati Mesuji, Lampung), Parosil Mabsus (calon Bupati Lampung Barat).

Selanjutnya Atty Suharti (Calon Walikota Cimahi, Jawa Barat), Siti Rahma (Calon Bupati Pringsewu, Lampung), Dewanti Rumpoko (Calon Walikota Batu, Jawa Timur), Karolin Margret Natasa (Calon Bupati Landak, Kalimantan Barat), Noormiliyani A. S. (Calon Bupati Barito Kuala, Kalimantan Selantan). Kemudian ada Rahmadian Noor (Calon Wakil Bupati Barito Kuala) dan Tuasikal Abua (Calon Bupati Maluku Tengah).

"Andika Hazrumy bahkan memiliki hubungan kekerabatan dengan terpidana kasus korupsi yang saat ini masih menjalani masa tahanan, yaitu Atut Chosiyah," ungkap Almas.

Andika sebelumnya menjabat sebagai anggota DPR 2014-2019 dicalonkan oleh DPD Partai Golkar Banten yang diketuai oleh Tatu Chasanah, adik kandung Atut Chosiyah. Sementara di Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, pasangan Noormiliyani dan Rahmadian Noor merupakan kerabat dari Hassanudin Murad, Bupati Barito Kuala yang sudah tidak dapat mencalonkan diri kembali karena telah menjabat dua periode jabatan.

Noormiliyani merupakan istri Hasanuddin Murad yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua DPRD Kalimantan Selatan, sedangkan Rahmadian Noor merupakan keponakan Hasanuddin Murad yang sebelumnya menjabat sebagai anggota DPRD Barito Kuala. Keduanya dicalonkan Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Selanjutnya Atty Suharti adalah petahana calon Walikota Cimahi yang saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK atas kasus penerimaan suap sebesar Rp500 juta terkait proyek pembangunan tahap dua Pasar Atas Baru Cimahi. Atty merupakan istri dari Walikota Cimahi 2002-2007 itu dicalonkan oleh Partai Nasdem, Golkar, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Rawan Korupsi

"Persoalan utama dari dinasti politik adalah penguasaan sumber daya dan dampaknya yang dapat melemahkan check and balance dalam pemerintahan terutama bila dinasti telah mencengkeram eksekutif dan legislatif. Persoalan tersebutlah yang membuat dinasti dekat dengan korupsi," tambah Almas.

Apalagi dinasti politik baik sebagai kepala daerah maupun anggota DPR atau DPRD membuat posisi tersebut dengan segala kewenangannya menjadi alat bagi dinasti untuk mengakses sumber daya ekonomi.

"Dinasti politik pun membutuhkan dana besar untuk merawat kekuasaan dan jaringan di partai, ormas keagamaan, ormas kepemudaan dan simpul-simpul politik lainnya. Dua ini memicu potensi korupsi yang lebih besar untuk dilakukan anggota dinasti politik," tegas Almas.

Menurut Almas, satu-satunya cara untuk memutus dinasti politik adalah peran pemilih (voters) agar selektif dan cerdas dalam menentukan pilihannya dalam pilkada mendatang.

"Pemilih harus melihat rekam jejak kandidat dan termasuk rekam jejak keluarga yang terafiliasi dengan kandidat. Langkah ini dilakukan untuk melihat apakah dinasti politik yang maju dalam pemilu memiliki persoalan atau potensi untuk melakukan kejahatan korupsi atau tidak," jelas Almas.

Jika ada keluarga dari kelompok dinasti pernah atau sedang terlibat dengan kasus korupsi, maka sudah sepatutnya masyarakat untuk tidak memilihnya demi menyelamatkan demokrasi dan kepentingan publik yang lebih luas agar persoalan korupsi di daerahnya tidak lagi terulang.

"Selain itu, untuk meminimalisasi dinasti politik pada pemilu selanjutnya, pencalonan oleh partai politik seharusnya tidak berada di tangan ketua umum tetapi diputuskan melalui rapat pengurus anggota melalui mekanisme yang demokratis serta mempertimbangkan kemampuan dan integritas calon," ungkap Almas sebagaimana dikutip Antara.

Foto: Akhmad Mustakim/detikcom
Memperingati setahun peristiwa Bom Thamrin, para korban dan relawan menggelar doa dan tabur bunga. Berbagai harapan kepada pemerintah dan kepolisian mereka ungkapkan agar peristiwa serupa tidak terulang kembali.
Sekitar 20 orang yang tergabung dalam Aliansi Indonesia Damai (AIDA), Yayasan Penyintas Indonesia (YPI) dan Sahabat Thamrin menggelar tabur bunga di sekitar pos polisi Jl MH Thamrin dan membentangkan spanduk aksi damai mereka di depan gerai kopi Starbucks. Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB, Sabtu (14/1/2017), ditutup dengan pernyataan sikap mereka.
Tabur Bunga dan Harapan Korban di Peringatan Setahun Bom Thamrin
 "Kami mengajak masyarakat luas untuk mengantisipasi terjadinya aksi terorisme. Tanpa kesigapan dan peran dari semua pihak, aksi terorisme bisa terjadi kapan pun dan menimpa siapa pun," bunyi salah satu pernyataan sikap mereka.
Pernyataan sikap dibacakan bergiliran oleh para relawan yang mengenakan kaos putih ini. Mereka saling berjabat tangan menunjukkan kebersamaan mereka. 
Tabur Bunga dan Harapan Korban di Peringatan Setahun Bom Thamrin
Berikut pernyataan lengkap sikap mereka:
1. Kami mengajak masyarakat luas untuk mengantisipasi terjadinya aksi terorisme. Tanpa kesigapan dan peran dari semua pihak, aksi terorisme bisa terjadi kapan pun dan menimpa siapa pun.2. Kami mendukung kepolisian melakukan pencegahan dini agar tidak terjadi aksi terorisme sehingga tidak ada lagi yang menjadi korban.
3. Kami mengajak semua pihak untuk tidak membalas kekerasan dengan kekerasan.
4. Kami mengajak semua pihak untuk tidak membalas ketidakadilan dengan ketidakadilan.
5. Kami mendesak Negara untuk lebih memberikan perhatian lebih besar dan konkrit terhadap korban terorisme dengan seluruh dampak yang dialami.
6. Kami mendesak Negara untuk mengalokasikan anggaran Negara yang memadai untuk memulihkan kondisi korban dalam jangka waktu yang memadai.
7. Kami mendesak seluruh instansi terkait yang berwenang untuk membenahi koordinasi dalam memberikan bantuan dan pemulihan kepada korban.
8. Kami mendesak pemerintah dan DPR untuk segera mengesahkan RUU Anti terorisme dengan memasukkan ketentuan yang menjamin pemenuhan hak-hak korban, yaitu:
a. Pencantuman secara tegas tentang definisi korban terorisme bagi para pihak yang menjadi korban tindak pidana terorisme.
b. Adanya pasal yang mengatur jaminan pembiayaan medis oleh Negara bagi korban terorisme pada masa-masa kritis.
c. Pemberian kompensasi tidak melalui putusan pengadilan (seperti dalam UU No. 15 Tahun 2003) namun melalui putusan lembaga negara yang berwenang dengan assessment.
9. Kami mendorong semua pihak agar senantiasa menjaga ketenteraman dan kedamaian sert menjunjung tinggi sikap saling menghormati dan toleran dalam kehidupan bermasyarakat yang majemuk.
Tabur Bunga dan Harapan Korban di Peringatan Setahun Bom Thamrin
Aksi berakhir sekitar pukul 10.00 WIB. Aksi damai tersebut sempat menarik perhartian para warga dan pengendara yang melintas di sekitar lokasi. Aksi tersebut tidak mengganggu lalu lintas di sekitarnya. Sejumlah polisi juga berjaga dan mengatur lalu lintas.

Jumat, 13 Januari 2017

Menteri Sosial Khofifah Indah Parawansa bersama Menteri BUMN Rini Soemarno meluncurkan dua warung elektronik KUBE-PKH Koperasi Masyarakat Indonesia (KMIS) di Sidosermo Wonocolo, Surabaya Jawa Timur.

Peluncuran itu adalah yang keenam, setelah sebelumnya e-Warung KUBE–Kelompok Usaha Bersama– juga telah diluncurkan di kota Malang, Sidoarjo, Mojokerto dan Makassar.
Layanan e-Warung KUBE ini adalah tempat untuk penyaluran bantuan sosial dan subsidi kepada masyarakat yang membutuhkannya.

“Sekarang ada e-Warung, ambil bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) cukup di e-Warung,’ papar Khofifah di tempat peluncuran e warung di Sidosermo, Wonocolo, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (6/8/2016).
Keberadaan warung tersebut juga dapat memutus jalur distribusi penyaluran bantuan yang terlalu panjang dan menghindari hal-hal tak diinginkan.

“Diharapkan dengan kehadiran e-Warung ini dapat memaksimalkan ketepatan sasaran, waktu, jangkuan, jumlah dan memudahkan masyarakat dalam menerima bantuan sosial (bansos),” ujar Khofifah.
 Menurut Mensos, para anggota Program Keluarga Harapan (PKH) dapat membelanjakan uang bantuan yang didapat di e-Warung. Selain sembako, tempat tersebut juga menjual gas elpiji 3 kilogram dan pupuk bersubsidi.

Terlebih, menurut Khofifah, harga sembako yang dijual juga lebih murah dari harga pasaran. “Beras, gula, minyak dan tepung di warung ini diusahakan lebih murah. Harga gula misalnya, kalau di luar bisa Rp 16.000 per kg, di e-Warung hanya Rp 12,500 per kg,” ujar Mensos. 

Menurut Mensos, untuk peluncuran e-Warung berikutnya tak hanya sembako, LPG 3 kg dan pupuk saja, tapi juga listrik bersubsidi. “Pada peluncuran e-Warung berikutnya akan banyak bantuan pemerintah yang dapat terintegrasi ke warung tersebut,” ujar Khofifah. 

Sementara itu, Menteri BUMN Rini Soemarno, yang ikut meresmikan dua e-Warung KUBE sangat mengapresiasi peluncuran dua warung elekronik tersebut. “Saya rasa sangat bagus sekali karena dapat membantu masyarakat ekonomi kurang mampu. Pada saat yang sama kita juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk dapat mendiri secara ekonomi,” ujar Rini. 

E-Warung KUBE adalah hasil dari kemandirian bantuan PKH. Nantinya, para anggota PKH akan dibantu oleh pemandu dan operator Program Keluarga Harapan untuk bisa mendirikan e-Warung tersebut. Untuk mendukung e-Warung, kementerian BUMN sendiri telah menggandeng BNI untuk wilayah Jawa Timur dan BRI untuk provinsi Sulawesi Selatan.

Rencananya, sampai akhir 2016 akan ada 300 e-Warung yang beroperasi. Pada 2017 mendatang bahkan akan beroperasi 3000 e-Warung di seluruh Indonesia.

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa meluncurkan program layanan bantuan Electronic-Warung Gotong-Royong (E-Warong) di Kota Bogor, Selasa (23/8).

Program layanan berbasis elektrik tersebut bertujuan untuk mempermudah akses masyarakat dalam menerima bantuan sosial dari pemerintah. “Mudah-mudahan ini akan menjadi proses penjangkauan yang bisa lebih mudah dalam memberikan layanan kepada masyarakat,” kata Khofifah di Balai Kota Bogor, Selasa (23/8).

nambahkan, Kota Bogor sendiri merupakan kota pertama yang ada di Jawa Barat yang diluncurkan program Bantuan Sosial (Bansos) non tunai. “Dari proporsi data Kemsos, hitungannya adalah 1.000 Rumah Tangga Sasaran Penerima Manfaat (RTSPM) proporsinya 1 warung. Disini ada 39.000 jadi ada 39 E-Warong untuk Kota Bogor,” jelasnya.

Hal tersebut bertujuan agar layanan prorgam ini terjangkau dan dekat oleh masyakat. Selain itu, diharapkan proses transaksi masyarakat yang menggunakan E-Warong dapat berjalan cepat. “Dari proses transaksi yang selama ini kita luncurkan, masayarakat hanya memerlukan satu menit untuk proses transaksi. Tapi itu juga didukung jaringan internet yang bagus,” terangnya.

E-Warong ini sendiri nantinya hanya ada empat item kebutuhan pokok yang dapat digunakan masyarakat yakni untuk membeli beras, telur, terigu dan minyak goreng. “Saldo di kartu ini ada Rp 105 ribu. Masyarakat hanya dapat membelanjakan uang tersebut untuk kebutuhan pokok. Supaya kartu ini tidak disalahgunakan dan lebih bermanfaat,” ungkapnya.

Selain kedua hal tersebut, kelebihan dari E-Warong ini masyarakat dapat melakukan proses pencairan dana dengan mudah melalui ATM karena terhubung di empat bank dari BUMN. “Kartu ini sudah terintergrasi dengan empat bank BUMN. Untuk wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Yogyakarta yanh ditunjuk pemerintah komandannya bank BNI,” tambahnya.

Diharapkan dengan adanya kartu ini, memberi kemudahan akses masyarakat serta mampu meningkatkan jumlah bantuan sosial yang disalurkan secara non-tunai. “Saat ini dari pemetaan kita baru 63% wilayah di Indonesia yang dapat menerima kartu ini. Sisanya yang belum mendapatkan masih akan diberi bantuan tapi secara tunai,” pungkasnya.

Anies Akan Perbaiki Moral Jakarta

Posted by Unknown On 23.20 | No comments
Anies Akan Perbaiki Moral Jakarta
Pasangan Cagub Cawagub nomor urut 3 Anies baswedan- memaparkan visi dan misi dalam Debat Pilkada DKI 2017 di Hotel Bidakara, Jakarta, Jum'at, (13/1). Tirto.ID/Andrey Gromico
Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan hal yang paling penting untuk diperbaiki ialah sisi intelektual, yang memiliki karakter bermoral, jujur, dan beriman.

Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno berkomitmen akan membangun karakter bangsa demi meningkatkan generasi muda yang berkompetensi.

“Yang akan kita bangun adalah pendidikan yang mampu menumbuhkan karakter moral, jujur, tuntas, beriman,” ungkap Anies, dalam debat Pilihan Gubernur DKI Jakarta di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (13/1/2017)

Anies menambahkan pendidikan bukan angka partisipasi, sebab yang tidak kalah enting adalah lingkungan belajar anak-anak dalam menerima ilmu pengetahun. Ia ingin meningkatkan jam belajar anak-anak di lingkungannya sendiri dengan mengajak mahasiswa turun ke kampung-kampung guna membantu anak-anak kampung belajar menguasai ilmu pengetahuan.

“Fokus pada moral bangsa,” pungkas Anies.

Ketika moderator melontarkan pertanyaan apakah paslon Anies dan Sandiaga akan tergiur dengan tawaran capres di masa mendatang, Anies menjawab menjadi gubernur merupakan amanat yang ahrus dituntaskan.

“Amanat itu adalah memimpin Jakarta tuntas selama lima tahun, membangun akhlak karakternya, bersatu dalam kebhinekaan,” kata Anies.

KPU akan menyelenggarakan tiga kali debat untuk para pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta 2017. Debat pertama diselenggarakan pada 13 Januari 2017. Debat kedua berlangsung pada 27 Januari 2017 dan terakhir 10 Februari 2017.

Calon gubernur dan wakilnya yang akan berdebat adalah pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat, dan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno. 

Menguji Keabsahan Data Ahok-Djarot Saat Debat
Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memaparkan gagasan tentang pembangunan SDM masyarakat Jakarta saat Debat Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (13/1). Tirto.ID/Andrey Gromico
 
Dalam debat calon Pilgub DKI Jakarta masing-masing pasangan calon beradu visi misi dan saling menyerang satu sama lain. Mereka pun saling mengklaim data dan juga masalah yang terjadi di Ibukota.

Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat yang merupakan incumben dalam debat pertama ini lebih banyak memamerkan hasil kerjanya selama menjabat. Klaim data dan masalah yang diumbar oleh Ahok di antaranya soal angka Indeks Pembangunan Manusia di Jakarta, angka pengangguran hingga indeks Gini.

Tirto pun mencoba melakukan penelusuran terhadap omongan serta klaim Ahok dalam debat tersebut. Pada segmen pertama, Ahok memaparkan visi misinya dalam pembangunan manusia di Jakarta. Ahok mengklaim jika saat ini Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Jakarta sudah sangat baik.

“Misalnya, 2015 Jakarta sudah mencapai IPM 78.99. Artinya kita kurang dari 1.01 telah menyamai tingkat dunia yang tinggi. Nah untuk mencapai visi itu, misi yang utama adalah birokrasi harus melayani dengan konsep bersih, transparan, dan professional,” kata Ahok.

Data Badan Pusat Statistik DKI Jakarta menunjukan bahwa IPM DKI Jakarta dari tahun 2013 hingga tahun 2015 terus meningkat lebih baik. Pada tahun 2013, IPM DKI Jakarta 78,08, tahun 2014 IPM 78,39 dan tahun 2015 IPM 78,99. Data yang disampaikan oleh Ahok itu sudah sesuai dengan data yang ada.

Ahok juga memaparkan data tentang rasio Gini di DKI Jakarta. Menurutnya pada tahun 2013 rasio Gini DKI Jakarta 0,43 sedangkan Nasional 0,41. “Nah sekarang kita sudah 0,41 dan 0,4,” tutur Ahok.

Berdasarkan data Statistik DKI Jakarta indeks Gini Jakarta pada Maret 2016 yakni 0,41. Sedangkan nasional rasio Gini 0,397. Ini berarti ketimpangan di ibukota masih lebih tinggi dibandingkan secara rata-rata nasional, meski angkanya terus membaik. Rasio Gini atau koefisien adalah alat mengukur derajat ketidakmerataan distribusi penduduk. Gini berkisar antara 0 sampai dengan 1. Apabila koefisien Gini bernilai 0 berarti pemerataan sempurna, sedangkan apabila bernilai 1 berarti ketimpangan sempurna. Semakin besar angkanya, maka semakin besar ketimpangannya.

Dalam sesi selanjutnya, pasangan Agus Yudhoyono dan Sylviana Murni mengajukan pertanyaan kepada Ahok terkait dengan penggusuran yang banyak dilakukan Ahok dengan alasan normalisasi bantaran sungai. Menjawab serangan Agus, Ahok pun berkilah dengan menyatakan bahwa selama ini pihaknya tidak pernah melakukan penggusuran di luar bantaran sungai.

“Ini memang pasangan calon 1 hanya melihatnya satu tempat tertentu sepertinya. Kami ini tidak pernah menggusur daerah yang berada didaerah aliran sungai sebenarnya,” klaim Ahok.

Pernyataan Ahok tersebut memang hanya sebatas klaim. Dari penelusuran Tirto, terbukti Pemda DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Ahok pernah melakukan penggusuran di luar bantaran sungai. Dua di antaranya yakni penggusuran di Lebak Bulus pada Juni 2015 dan Pasar Minggu pada Juni 2015.

Pasangan calon Gubernur nomor 3, yakni Anies Baswedan dan Sandiaga Uno juga memberikan pertanyaan terkait dengan masalah kemacetan dan transportasi di Jakarta. Menjawab pertanyaan itu, Djarot sempat memaparkan data jumlah kendaraan bermotor yang semakin banyak di Jakarta. Menurut Djarot, setiap hari ada penambahan 4.500 motor dan 1.600 mobil.

Berdasarkan data BPS DKI Jakarta pada tahun 2013 ada 11.949.280 motor. Pada tahun 2014 meningkat menjadi 13.084.372 motor. Sedangkan mobil, pada tahun 2013 ada 3.010.403 dan meningkat pada 2014 menjadi 3.266.009 mobil.

Klaim lain yang diumbar oleh Ahok adalah pembangunan ruang publik terpadu ramah anak. Ahok mengklaim selama masa dia menjabat sudah menyelesaikan 188 lokasi ruang publik terpadu ramah anak lengkap dengan pusat olahraganya. Dari penelusuran Tirto, per Oktober 2016, baru ada 71 ruang publik ramah anak yang diresmikan oleh Pemda DKI Jakarta. Bisa jadi klaim Ahok-Djarot memang berdasarkan yang sudah diselesaikan, tetapi belum diresmikan.

Tidak hanya itu, Ahok juga sempat mengklaim bahwa berdasarkan laporan Bank Indonesia harga beras dalam lima tahun terakhir stabil. Faktanya dalam lima tahun terakhir sebenarnya terjadi kenaikan harga beras. Berdasarkan statistik pertanian tahun 2016, harga beras pada tahun 2012 Rp8.387 per kilogram, pada tahun berikutnya naik menjadi Rp 8.927, tahun 2014 menjadi Rp 9.523, tahun 2015 Rp 10.338 dan tahun 2016 menjadi Rp 10.827.

Klaim terakhir Ahok dan Djarot adalah terkait angka pengangguran di Jakarta. Mereka mengklaim angka kemiskinan turun dari 8,3 persen jadi 6 persen. Menurut Ahok penurunan itu lebih baik dari angka pengangguran secara nasional yang tidak berubah dan tetap 5 persen.

Ahok dan Djarot mungkin silap dalam menyebutkan angka. Sebab berdasarkan data BPS DKI Jakarta tahun 2016, angka pengangguran nasional tahun 2015 6,18 persen. Angka itu menurun pada tahun 2016 menjadi 5,61 persen. Sedangkan di DKI Jakarta angka pengangguran pada tahun 2015 yakni 7,23 persen dan menurun pada tahun 2016 menjadi 6,12 persen. 

Jumat, 09 Desember 2016

08 Desember, 2016
Patroli Perbatasan AS Dituduh Lenyapkan Sepuluh Ribu Imigran
Ilustrasi. Agen patroli perbatasan Amerika Serikat berdiri di gerbang terbuka sebuah pagar di sepanjang perbatasan Meksiko ketika Laura Avila dan putrinya Laura Vera Martinez menangis setelah menyapa keluarga sebagai bagian dari Hari Anak Universal di Border Field State Park, California, Amerika Serikat, Sabtu (19/11). ANTARA FOTO/REUTERS/Mike Blake.

Sepuluh ribu imigran gelap tercatat telah meninggal atau hilang di sepanjang area perbatasan Amerika Serikat (AS) dan Meksiko yang didominasi padang pasir. Kejadian ini disinyalir merupakan hasil dari tindakan terencana yang dilakukan patroli perbatasan Amerika Serikat. Kondisi alam padang pasir yang berbahaya menjadi senjata utama patroli perbatasan untuk melenyapkan para imigran gelap.

Laporan yang dikeluarkan oleh lembaga hak asasi manusia asal Arizona, No More Death, menyebut para agen kepolisian mengejar dan mencerai-beraikan para imigran gelap. Strategi itu membuat para penyebrang perbatasan itu terluka, meninggal, atau menghilang. Sehingga, area perbatasan di barat daya AS disebut sebagai sebuah kuburan raksasa.

“Menghilangnya ribuan orang di area perbatasan AS–Meksiko yang merupakan padang gurun terpencil adalah salah satu kejahatan sejarah besar di zaman ini,” ungkap laporan tersebut, seperti dikutip The Guardian pada Rabu (7/11/2016).

Kejahatan ini dilakukan oleh para patroli perbatasan dengan menyabotase bantuan kemanusian serta mendiskriminasi imigran gelap dalam pemberian tindakan darurat. Sekitar 18 ribu agen polisi saat ini bertugas di area perbatasan seluas lebih dari 3 ribu kilometer tersebut.

Fakta-fakta tersebut didapat dari survei terhadap 58 pelintas perbatasan dan 544 kasus hilangnya imigran. Tercatat, sejak dua dekade lalu, lebih dari 10 ribu imigran menghilang termasuk 1200 yang hilang pada tahun lalu.

“Jika pun ditemukan, mereka akan muncul di ruang tahanan, kamar mayat, atau tinggal tersisa tulang-belulangnya di gurun pasir. Banyak dari mayat-mayat mereka yang tak dapat dikenali dan ribuan lainnya benar-benar tak ditemukan,” lanjut laporan itu.

Tuduhan itu langsung ditepis oleh badan yang membawahi patroli perbatasan AS, US Customs and Border Protection. “Petugas patroli perbatasan menghargai hidup manusia, dan kami bekerjasama dengan pemerintah asing, partner penegak hukum, dan organisasi komunitas untuk mengedukasi para calon imigran soal betapa berbahayanya menembus perbatasan secara illegal,” ujar badan tersebut.

Mereka juga mengatakan bahwa patroli perbatasan sektor Tucson menyebarkan 36 rambu penyelamatan. Dua ratus tiga puluh agen juga merupakan Teknisi Medis Darurat (Emergency Medical Technicians/EMTs), serta masih ditambah 54 Patroli Perbatasan Pelacak, Trauma, dan Penyelamat (Border Patrol Search, Trauma and Rescue/BORSTAR).

Kelompok penyelundup imigran menjadi pihak yang seharusnya disalahkan. “Para penyelundup berkata kepada para korbannya mereka akan aman, kenyataanya kondisi alamnya sangat ekstrim dan berbahaya. Penyelundup lebih peduli bagaimana mereka mendapat uang, dibanding dengan hidup orang lain,” ujar US Customs and Border Protection.

Seorang bekas imigran gelap bernama Betencourt asal Honduras menuturkan pengakuan lain. Pria yang tak mau menyebut nama lengkapnya ini dulu menghabiskan ribuan dolar AS dan menempuh jarak 4 ribu kilometer dari Honduran mencapai perbatasan AS. Kala itu, ia memiliki rencana jika dirinya telah terdeteksi oleh patrol perbatasan: ”Lari”.

sumber
 Mantan Wakil KPK Dukung Anies-Sandiaga
Mantan Ketua KPK Bambang Widjojanto, Tirto/Andrey Gromico
Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto mendukung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan-Sandiaga Uno untuk memimpin Jakarta.

Hal itu disampaikannya pada peringatan Hari Antikorupsi Internasional yang diselenggarakan di Posko Pemenangan Anies-Sandi di Jakarta, Jumat (9/12/2016).

Bambang mengapresiasi komitmen antikorupsi pasangan tersebut yang tercermin melalui pengungkapan dana kampanye dan program kerja yang pro kesejahteraan.

"Sejak 1945 sampai sekarang, kita tidak pernah punya gubernur yang secara serius membangun kesejahteraan dengan membuka lapangan kerja melalui pengembangan 200 ribu calon wirausaha baru seperti yang telah direncanakan pasangan ini," kata Bambang.

Menurut Bambang, wirausaha merupakan kunci untuk pemerintah yang menginginkan kesejahteraan rakyat ibu kota.

Selain itu, Bambang menilai pengalaman Anies saat menjabat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan serta kecakapan Sandi dalam mengelola bisnis, menjadi modal keduanya untuk memimpin Jakarta yang lebih berintegritas.

"Dua orang ini pantas menjadi pemimpin. Anies sudah membuktikan ketika menjabat sebagai pimpinan di sebuah kementerian, dia mendapat WTP (untuk laporan keuangannya). Sementara Sandi tidak mungkin bisa membangun korporasi tanpa integritas yang menjadi bagian penting," tutur Bambang.

Terkait pemberantasan korupsi, Bambang menyoroti beberapa masalah yang harus diperhatikan oleh gubernur dan wakil gubernur terpilih nantinya, antara lain penyerapan anggaran DKI yang terus menurun sejak 2014-2016.

Sejak dipimpin Gubernur DKI nonaktif Basuki Tjahaja Purnama pada 2014, tren serapan anggaran DKI selalu di bawah 70 persen yakni dari 66 persen pada 2015 menjadi 43 persen pada triwulan terakhir 2016. Hal ini sangat berdampak pada kinerja daerah.

Selain itu, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan adanya ketidakpatuhan peraturan perundang-undangan oleh Pemprov DKI yaitu sebanyak 15 temuan senilai Rp. 374 miliar yang terdiri dari indikasi kerugian daerah senilai Rp. 41 miliar, kekurangan penerimaan Rp. 5 miliar, dan administrasi Rp. 327 miliar.

Atas temuan tersebut, Pemprov DKI telah menindaklanjuti dengan menyetorkan ke rekening kas daerah senilai Rp. 3,3 miliar.

BPK juga mencatat bahwa aset tetap Dinas Pendidikan Pemprov DKI senilai lebih dari Rp. 15 triliun tidak dapat diyakini kebenarannya.

Pemprov DKI juga belum melakukan penagihan secara memadai atas kewajiban penyerahan fasilitas sosial dan fasilitas umum oleh pemegang SIPPT berupa tanah seluas 16,84 juta meter persegi.

"Sejumlah poin dalam laporan (BPK) ini menjelaskan bahwa cukup banyak praktik koruptif di pemerintahan saat ini," kata Bambang.

Menanggapi berbagai persoalan tersebut, Anies mengaku ingin meyakinkan rakyat Jakarta bahwa komitmen pemberantasan korupsi yang diusungnya tidak hanya lisan tetapi sudah ditunjukkan dalam aksi nyata.

Melalui transparansi APBD dan reformasi birokrasi, ia menjamin perekonomian DKI akan bebas dari korupsi untuk memaksimalkan berbagai program kerja yang fokusnya pada kesejahteraan masyarakat.

"Korupsi adalah penghambat kesejahteraan karena kalau ada praktik korupsi maka kegiatan ekonomi melambat, program pemerintah tidak optimal, dan pada akhirnya manfaat bagi rakyat akan berkurang," tutur Anies. 
 
Puncak Ritual Mayat Berjalan Suku Toraja
Ritual adat suku Toraja (foto:Istimewa)
TORAJA UTARA - Ritual Manene merupakan tradisi unik. Ritual ini dilakukan untuk mengganti baju jenazah yang usianya mencapai puluhan hingga ratusan tahun. Ritual ini hanya ada di Toraja, Sulawesi Selatan.

Ritual Manene hanya dilakukan oleh warga Dusun Rante Tanga Tondok, Desa Pangala, Kecamatan Rindingallo, Kabupaten Toraja Utara. Ritual dilakukan, pada Selasa 30 Agustus 2016.

Ritual ini merupakan tradisi yang langka, karena hanya dapat ditemukan pada suku Roraja yang ada di Roraja Utara.

Dalam ritual kali ini, sebanyak 16 jenazah atau mayat yang sudah berusia puluhan tahun, bahkan ratusan tahun dikeluarkan dari patane atau liang batu (kuburan batu khas suku Toraja).

Kemudian, ke-16 jenazah yang terdiri dari dua rumpun keluarga, yaitu rumpun keluarga Nek Kendek sebanyak 13 jenazah, dan rumpun keluarga Nek Sulu sebanyak tiga jenazah dimandikan.

Puncak ritual adat unik mengganti baju jenazah dan mayat berjalan ini berlangsung hari ini, Rabu 31 Agustus 2016 yang akan lebih sangat memukau mata para pemirsa, melihat keunikan adat istiadat yang ada di Indonesia
 

Sabtu, 05 November 2016

Santri Mursyidul Falah 2

Posted by Unknown On 17.54 | No comments
     Diantara kebanyakan pesantren yang menghasilkan santri dengan kualitas keilmuan yang mampu terjun di masyarakat sangatlah sedemikian banyaknya.

     Salah satunya adalah Mursyidul Falah 2. Yaps, pesantren yang bertepatan di Sukatani Purwakarta ini adalah salah satu pesantren yang menghasilkan santri yang berkualitas yang mampu terjun di masyarakat.

Para santri saat menyiapkan menu buka puasa
     
     Para santri disini tidak hanya diajarkan ilmu agama saja, tetapi di didik dan di ajarkan juga bagaimana caranya agar bisa mudah diterima di masyarakat, sehingga dapat dengan mudah menerapkan hasil dari pengajaran di pesantren saat dikemudian hari sudah bermukim kembali di daerahnya masing-masing.

     Alhasil, banyak sekali orang tua yang berkeinginan untuk memasukan buah hatinya ke pesantren ini, agar bisa menjadi putra putri yang soleh/hah dan menjadi manusia yang bermanfaat dikemudian hari.

Blogroll

Wikipedia

Hasil penelusuran

Total Tayangan Halaman

Translate

About